Berita Choir
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Ulasan Kitab Wahyu OLEH: rod of iron ministry Jilid II TUJUH SANGKAKALA

TUJUH SANGKALALA merupakan bagian dari materai ketujuh hal-hal yang akan terjadi pada akhir zaman.
Dalam hal ini yang terjadi adalah penghukuman-penghukuman terhadap manusia di bumi. Sebelumnya, banyak orang percaya yang sudah diangkat ke surga, namun 144.000 orang Israel yang percaya Kristus(Yahudi Mesianik) ada di Sion(bumi) dan dipelihara oleh Tuhan selama 3,5 tahun, yaitu selama berlangsungnya 7 sangkakala. Sehingga semua orang tidak percaya yang masih di bumi akan mengalami semua hukuman dari tujuh sangkakala ini.
Dan masa penghukuman Tujuh sangkakala terjadi pada masa pemerintahan Antikristus atas dunia, yaitu sekitar tahun 2012 s.d 2017.Markus 13
13:14. "Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya--para pembaca hendaklah memperhatikannya--maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.
Matius 24
24:15 "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel--para pembaca hendaklah memperhatikannya--
I Yohanes 2
2:18. Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.
I Yohanes 2
2:22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.
I Yohanes 4
4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
II Yohanes 1
1:7. Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.

SANGKAKALA PERTAMA
Why.
8:7. Lalu malaikat yang pertama meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api, bercampur darah; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau.

Apakah sumber hujan es dan api bercampur darah, kita tidak perlu tahu atau melogiskannya dengan science, apakah itu komet atau badai es yang ekstrim bukanlah hal yang penting. Bahkan masih banyak fenomena alam dan antariksa yang belum dapat dijelaskan oleh science sampai saat ini.
Pada masa penghukuman ini, yang menjadi sasaran utama adalah tanah, pepohonan dan rumput hijau. Dan dampaknya adalah berkurangnya pasokan bahan makanan hasil pertanian dan perkebunan. Yang mana makanan merupakan salah satu kebutuhan yang utama bagi manusia.

SANGKAKALA KEDUA
Why.
8:8 Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah,
8:9 dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal.

Sesuatu seperti gunung besar bisa berupa meteor, asteroid atau UFO, tetapi bukanlah hal yang penting.
Pada Penghukuman yang kedua ini yang menjadi sasaran, yaitu laut dan isi laut. Dampaknya adalah berkurangnya bahan makanan yang berasal dari laut.
Krisis pangan akan mengakibatkan kesusahan yang besar. Maka sifat jahat manusia pun semakin muncul. Mereka yang tadinya tampak seperti orang suci (namun sebenarnya berhati iblis) akan kelihatan keserakahan dan kekejamannya, karena adanya kelaparan. Inilah puncak krisis moral manusia.

SANGKAKALA KETIGA
Why.
8:10 Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.
8:11 Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.

Pada Penghukuman ketiga, yang menjadi sasaran adalah air yang ada di darat. Air tawar merupakan kebutuhan yang paling utama dalam kehidupan manusia. Maka mulai banyaklah orang yang mati akibat penghukuman ini karena kekurangan air minum. Di tambah lagi berkurangnya pasokan makanan dari air darat, membuat kelaparan dan kehausan semakin ekstrim, dan keserakahan manusia pun akan semakin ekstrim. Namun uniknya di saat kelaparan, kehausan dan keserakahan yang ekstrim di antara manusia, umat yang percaya Tuhan Yesus akan dipelihara kelangsungan hidupnya.

Wahyu
12:6 Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya

12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Semua kejadian pada tiga sangkakala di atas merupakan kejadian yang dapat dijelaskan oleh science, sehingga manusia tidak mau bertobat, melainkan mencari solusi berdasarkan science. Sedangkan sebagian umat manusia menyembah roh-roh dalam agama mereka masing-masing. Meskipun sebelumnya mereka telah sering mendengar Injil Kristus, namun bagi mereka Injil adalah kebodohan tahyul.

SANGKAKALA KEEMPAT
Why.
8:12 Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.
8:13 Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: "Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya."

Setelah krisis pangan, air dan moral pada sangkakala pertama s.d. ketiga, maka penghukuman yang keempat akan menimbulkan krisis energi. Sinar matahari yang merupakan sumber energi utama bagi manusia berkurang 1/3 nya.
Selain itu manusia yang selama ribuan tahun memanfaatkan bintang dan bulan sebagai petunjuk dan alat navigasi akan semakin kehilangan arah.
Namun manusia mulai meninggalkan science karena tidak dapat menjelaskan gelapnya sepertiga dari matahari, bulan dan bintang.

SANGKAKALA KELIMA
Why.
9:1. Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.
9:2 Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
9:3 Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajeng di bumi.
9:4 Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.
9:5 Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.
9:6 Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.
9:7 Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,
9:8 dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,
9:9 dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.
9:10 Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.
9:11 Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion.
9:12 Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi.

Pada masa celaka yang pertama ini, malaikat jurang maut (Abadon / Apolion) turun ke bumi dan membuka pintu lobang ‘jurang maut (abyssos)’. Lubang jurang maut adalah tempat penahanan iblis atau roh jahat yang terlalu jahat atau bahkan yang tidak taat kepada otoritas nama Yesus.
Di dalam alam roh ada hukum yang mengatur semua roh jahat. Setiap roh jahat harus taat kepada utusan Tuhan yang diberikan otoritas menggunakan nama Yesus, yaitu nama Raja segala raja. Dan jika ada roh jahat yang tidak taat, ia akan dipaksa oleh bala tentara surga untuk masuk ke dalam lobang jurang maut dan dikurung di sana.
Lubang jurang maut juga merupakan saluran penghubung muka bumi dengan ‘dunia orang mati (Hades)’ yang terletak di perut bumi. Dunia orang mati berisi roh-roh orang mati yang akan dihakimi dan juga dikelola oleh roh-roh jahat. Sedangkan roh orang-orang mati dalam iman telah berada di surga atau Firdaus termasuk orang-orang mati sebelum kebangkitan Yesus.( Matius 27:52-53)

Roma
10:7 atau: "Siapakah akan turun ke jurang maut?", yaitu: untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati.
Lukas
8:31 Lalu setan-setan itu memohon kepada Yesus, supaya Ia jangan memerintahkan mereka masuk ke dalam jurang maut.

Maka dapat kita bayangkan betapa mengerikannya, ketika roh-roh jahat ini dilepaskan ke muka bumi untuk menyiksa manusia. Bagi roh-roh jahat ini, menyiksa manusia adalah seperti memukuli Tuhan, karena manusia diciptakan berdasarkan gambar dan rupa-Nya.
Roh-roh jahat dari lobang jurang maut ini tidak mempunyai kepentingan untuk membunuhi manusia, melainkan hanya untuk menyiksa manusia, karena ia tahu bahwa manusia ini semua akan menuju kebinasaan bersama dengan roh-roh jahat dan Iblis. Maka orang-orang atheis yang terluput dari empat penghukuman mulai menyembah roh-roh jahat. Bahkan manusia menyembah roh-roh jahat yang telah menyiksa mereka.
Sedangkan orang-orang percaya Tuhan, yang mana telah ditandai dengan materai akan dilindungi oleh bala tentara surga, sehingga mereka luput dari siksaan ini.

SANGKAKALA KEENAM
Why.
9:13. Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar suatu suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan Allah,
9:14 dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: "Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu."
9:15 Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.
9:16 Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda; aku mendengar jumlah mereka.
9:17 Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.
9:18 Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya.
9:19 Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Sebab ekornya sama seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka mendatangkan kerusakan.
9:20 Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,
9:21 dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.

Celaka yang kedua adalah pembantaian terhadap manusia. Pemimpin pembantaian ini adalah empat malaikat yang terikat dekat sungai Efrat. Jumlah yang tewas mencapai 2 miliar orang.
Salah satu bentuk sihir yang dipelajari oleh manusia pada masa ini adalah mengubah waktu dan hukum, dan antikristus adalah guru besar mereka. Sebab antikristus telah menunjukkan kemampuannya mengubah waktu dan hukum, yang membuat manusia terheran-heran. Lalu mereka berfikir dapat menghindar dari murka Tuhan dengan memanfaatkan gravitasi ‘the black hole’ dan teori ‘relativitas’.
Teori relativitas Einstein menyatakan bahwa gravitasi merupakan lengkungan ruang dan waktu. Ruang dan waktu bersifat relatif, hanya kecepatan cahaya lah yang konstan. Dan bahkan penemuan yang lebih modern menyatakan bahwa ada objek langit yang dapat menyedot/melengkungkan kecepatan cahaya. Lalu manusia mengikuti antikristus agar dapat menaklukkan waktu dibantu dengan kekuatan roh-roh jahat. Dan juga praktek transcendental meditation (melepas sukma dari raga) menjadi salah satu cara untuk menghindar dari murka Allah. Dengan memanfaatkan rumus E=m.c^2, maka manusia berharap dapat memanfaatkan berat badannya untuk menghasilkan energi yang dahsyat dan bergabung dengan energi the black hole. Maka dengan berat badan 60kg, seorang manusia berusaha menghasilkan energi sebesar 60kgx(300.000.000m/s)^2 = 5,4x10^18 kg.m/s2 setara dengan 1,5x10^12 kWH.
Sesungguhnya tidak ada yang konstan di antara ruang, waktu, kecepatan cahaya, black hole, supernova, hypernova maupun quark star. Hanya Tuhan lah yang tetap sampai selamanya.

Wahyu 17
17:8 Adapun binatang yang telah kaulihat itu, telah ada, namun tidak ada, ia akan muncul dari jurang maut, dan ia menuju kepada kebinasaan. Dan mereka yang diam di bumi, yaitu mereka yang tidak tertulis di dalam kitab kehidupan sejak dunia dijadikan, akan heran, apabila mereka melihat, bahwa binatang itu telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi.

Daniel
7:25 Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Wahyu
10:1. Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.
10:2 Dalam tangannya ia memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Ia menginjakkan kaki kanannya di atas laut dan kaki kirinya di atas bumi,
10:3 dan ia berseru dengan suara nyaring sama seperti singa yang mengaum. Dan sesudah ia berseru, ketujuh guruh itu memperdengarkan suaranya.
10:4 Dan sesudah ketujuh guruh itu selesai berbicara, aku mau menuliskannya, tetapi aku mendengar suatu suara dari sorga berkata: "Meteraikanlah apa yang dikatakan oleh ketujuh guruh itu dan janganlah engkau menuliskannya!"

Hal yang dibicarakan oleh ketujuh guruh merupakan isi dari kitab kecil yang terbuka yang dipegang oleh malaikat yang kuat. Perkataan ketujuh guruh masih dimateraikan, atau masih menjadi rahasia Allah, dan akan disingkapkan pada waktu yang akan datang oleh nabi-nabi di akhir zaman.

10:5 Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit,
10:6 dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: "Tidak akan ada penundaan lagi!
10:7 Tetapi pada waktu bunyi sangkakala dari malaikat yang ketujuh, yaitu apabila ia meniup sangkakalanya, maka akan genaplah keputusan rahasia Allah, seperti yang telah Ia beritakan kepada hamba-hamba-Nya, yaitu para nabi."
10:8. Dan suara yang telah kudengar dari langit itu, berkata pula kepadaku, katanya: "Pergilah, ambillah gulungan kitab yang terbuka di tangan malaikat, yang berdiri di atas laut dan di atas bumi itu."
10:9 Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu."
10:10 Lalu aku mengambil kitab itu dari tangan malaikat itu, dan memakannya: di dalam mulutku ia terasa manis seperti madu, tetapi sesudah aku memakannya, perutku menjadi pahit rasanya.
10:11 Maka ia berkata kepadaku: "Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja."
11:1. Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.
11:2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."
11:3. Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
11:4 Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan Tuhan semesta alam.
11:5 Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, keluarlah api dari mulut mereka menghanguskan semua musuh mereka. Dan jikalau ada orang yang hendak menyakiti mereka, maka orang itu harus mati secara itu.
11:6 Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan turun hujan selama mereka bernubuat; dan mereka mempunyai kuasa atas segala air untuk mengubahnya menjadi darah, dan untuk memukul bumi dengan segala jenis malapetaka, setiap kali mereka menghendakinya.
11:7 Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka, maka binatang yang muncul dari jurang maut, akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka.
11:8 Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, di mana juga Tuhan mereka disalibkan.
11:9 Dan orang-orang dari segala bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, melihat mayat mereka tiga setengah hari lamanya dan orang-orang itu tidak memperbolehkan mayat mereka dikuburkan.
11:10 Dan mereka yang diam di atas bumi bergembira dan bersukacita atas mereka itu dan berpesta dan saling mengirim hadiah, karena kedua nabi itu telah merupakan siksaan bagi semua orang yang diam di atas bumi.
11:11 Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang yang melihat mereka menjadi sangat takut.
11:12 Dan orang-orang itu mendengar suatu suara yang nyaring dari sorga berkata kepada mereka: "Naiklah ke mari!" Lalu naiklah mereka ke langit, diselubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka.
11:13 Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan sepersepuluh bagian dari kota itu rubuh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga.
11:14. Celaka yang kedua sudah lewat: lihatlah, celaka yang ketiga segera menyusul.

Kedua nabi yang dimaksud adalah kedua nabi yang belum pernah mati, dan selama ini berada di hadapan Tuhan, yaitu Henokh dan Elia. Henokh adalah saksi dari Angkatan Nuh (Adam s.d. Abraham) yaitu berkisar tahun 3898 SM s.d. tahun 1927 SM. Sedangkan Elia adalah saksi dari Angkatan Musa (Abraham s.d. Yesus) yaitu berkisar tahun 1927 SM s.d 43 M. Masing-masing angkatan 2000 tahun lunary atau 1971,25 tahun masehi. Mereka berdua akan mengalami kodratnya sebagai manusia yaitu kematian.
Dan tidak mengherankan bahwa orang-orang dari segala bangsa dapat melihat mayat mereka, dan bahkan saling kirim hadiah. Karena pada masa itu teknologi informasi visual sudah sangat maju.

Kejadian
5:24 Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.
Yudas
1:14 Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,
II Raja Raja
2:11 Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai.
Maleakhi
4:5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.

SANGKAKALA KETUJUH
Why.
11:15 Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: "Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya."
11:16 Dan kedua puluh empat tua-tua, yang duduk di hadapan Allah di atas takhta mereka, tersungkur dan menyembah Allah,
11:17 sambil berkata: "Kami mengucap syukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, yang ada dan yang sudah ada, karena Engkau telah memangku kuasa-Mu yang besar dan telah mulai memerintah sebagai raja
11:18 dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi."
11:19 Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

Sangkakala Ketujuh merupakan penghukuman yang terakhir, pemberitaan Injil yang terakhir dan juga penuaian yang terakhir. Penghukuman dilaksanakan dengan 7 cawan murka Allah.

14:1. Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
14:2 Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya.
14:3 Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.
14:4 Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
14:5 Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

14:6. Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum,
14:7 dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air."
14:8 Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya."
14:9 Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: "Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,
14:10 maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.
14:11 Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya."
14:12 Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.

14:13. Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."
14:14 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya.
14:15 Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak."
14:16 Dan Ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumipun dituailah.
14:17 Dan seorang malaikat lain keluar dari Bait Suci yang di sorga; juga padanya ada sebilah sabit tajam.
14:18 Dan seorang malaikat lain datang dari mezbah; ia berkuasa atas api dan ia berseru dengan suara nyaring kepada malaikat yang memegang sabit tajam itu, katanya: "Ayunkanlah sabitmu yang tajam itu dan potonglah buah-buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak."
14:19 Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan memotong buah pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam kilangan besar, yaitu murka Allah.
14:20 Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota dan dari kilangan itu mengalir darah, tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil.
saduran by Henry Napitupulu on Saturday, October 24, 2009 at 10:30am

Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

Ulasan Kitab Wahyu OLEH: rod of iron ministry Jilid I TUJUH MATERAI

MATERAI PERTAMA
Why
6:1. Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: "Mari!"
6:2 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

Kuda putih ialah Kekristenan. Arah perjalanannya ke sebelah Barat Babilonia (pusat nubuatan nabi Zakaria) yaitu Eropa dan Amerika.
Za. 6:6 Yang ditarik oleh kuda hitam itu keluar ke Tanah Utara; yang putih itu keluar ke arah barat; yang berbelang-belang itu keluar ke Tanah Selatan;

MATERAI KEDUA
Why
6:3. Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: "Mari!"
6:4 Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.

Kuda merah padam ialah Fasisme yang berbuah perang dunia. Arah nya ke seluruh penjuru dari Babilonia, yaitu: Eropa(barat), Afrika, Asia(Selatan), Rusia(Utara), Amerika, Pasifik dan bahkan Australia.

Za. 6:7 dan yang merah itu keluar, gelisah untuk pergi, hendak menjelajahi bumi. Lalu berkatalah ia: "Pergilah, jelajahilah bumi!" Maka mereka menjelajahi bumi.

MATERAI KETIGA
Why
6:5 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.
6:6 Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu."

Kuda hitam ialah sosialisme. Arahnya ke Utara Babilonia, yaitu Uni Sovyet.

Za. 6:6 Yang ditarik oleh kuda hitam itu keluar ke Tanah Utara; yang putih itu keluar ke arah barat; yang berbelang-belang itu keluar ke Tanah Selatan;

MATERAI KEEMPAT
Why
6:7 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: "Mari!"
6:8 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.

Kuda hijau kuning/belang ialah bencana alam, kelaparan, penyakit dan hewan predator yang menewaskan banyak orang di seperempat bagian muka bumi,. Arahnya Selatan Babilonia, yaitu: Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Pasifik dan Australia.

Za 6:6 Yang ditarik oleh kuda hitam itu keluar ke Tanah Utara; yang putih itu keluar ke arah barat; yang berbelang-belang itu keluar ke Tanah Selatan;

MATERAI KELIMA
Why
6:9. Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki.
6:10 Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?"
6:11 Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.

Pembukaan materai kelima ialah masa penantian menjelang Pemerintahan Kerajaan Seribu Tahun oleh Kristus dan para pengikutNya. Terjadi pada awal Tahun 2009 s.d. pertengahan 2012. Pada masa ini, sang Antikristus (Binatang yg keluar dari laut) telah muncul di dunia politik dunia, namun belum berkuasa penuh atas dunia.

MATERAI KEENAM
Why
6:12 Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.
6:13 Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.
6:14 Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya.
6:15 Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung.
6:16 Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: "Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu."
6:17 Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan?

Pembukaan materai keenam ialah pengangkatan Umat Tuhan di bumi oleh Yesus di awan-awan permai. Terjadi pada pertengahan Tahun 2012.

Mat.
24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.

26:64 Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."

Mrk.
13:24. "Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya
13:25 dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.
13:26 Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
13:27 Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.

14:62 Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit."

Luk.
21:27 Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

Kis.
1:9 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
1:10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka,
1:11 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

Pada saat yang bersamaan, terisilah Surga oleh kumpulan banyak orang, yaitu mereka yang diangkat dari bumi. Dan tertinggallah 144.000 orang percaya dari suku-suku Israel di bumi, tepatnya di Sion. Dan juga yang tertinggal di bumi ialah orang-orang yang tidak percaya kepada Kristus.

Why.
7:4 Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.
7:9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.

MATERAI KETUJUH

Pembukaan materai ketujuh ialah terjadinya penghukuman di atas bumi, yaitu tujuh cawan murka dan tujuh sangkakala (Why. 8:1 s.d. 11:19). Yang merupakan awal dari Pemerintahan 1000tahun Yesus Kristus/RATU ADIL dari Timur/Imam Mahdi.

Saduran by Henry Napitupulu on Tuesday, October 20, 2009 at 12:25pm


Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

Titik Rawan Dosa (Saduran)

Majalah "Discipleship Journal" membuat suatu survery yang berkenaan dengan masa rawan dari dosa. Dari hasil survery tersebut dapat di tarik satu kesimpulan bahwa terdapat enam masa paling rawan dalam kehidupan kita yang dapat membuat dosa itu masuk kedalam kehidupan kita. Berikut enam situasi tersebut yang harus kita cermati; :

1. Saat kita jauh dari Tuhan (81%), ketika kita jauh dari Tuhan maka secara otomatis keinginan dunia begitu kuat menguasai kita. Seperti yang dijelaskan oleh Paulus bahwa hukum roh dan hukum daging itu saling tarik menarik, jadi mana yang lebih besar kita beri porsi makannya itulah yang akan kuat dan menang.
2. Saat kita merasa lelah dan tidak cukup istirahat (57%), inilah mungkin maksud Tuhan agar kita istrihat pada hari yang ketujuh, karena memang saat kita lelah baik secara fisik maupun emosi maka pengendalian diri kita berkurang sehingga lewat pintu tersebut iblis bisa masuk dan membawa kita ke dalam dosa.
3. Saat kita merasa memasuki masa - masa sulit (45%), Situasi yang sulit memang kerap membuat kita "terpaksa" melakukan dosa. Ada yang nekat mencuri, merampok, atau melakukan hal - hal yang memalukan lainnya. Disinilah ujian bagi kehidupan kita sebagai orang kristen.Bisakah kita hidup benar ketika Tuhan izinkan kita memasuki masa - masa sulit? Apakah kita menjual iman, kebenaran, nama dan intergritas kita demi menyelamatkan diri dari masa - masa sulit?
4. Saat kita mengalami perubahan (42%), perubahan hidup adalah masa yang cukup rawan untuk kita jatuh dalam dosa. Sering kita lihat orang yang mudah melupakan Tuhan ketika hidupnya diberkati secara luar biasa, dari miskin menjadi kaya, dari tidak siapa - siapa menjadi terkenal. Tetapi juga bukan hanya dari miskin menjadi kaya saja kita rawan jatuh dalam dosa, dari kaya menjadi miskin juga sering terjadi kita jatuh dalam dosa karena kita mengutuki Tuhan. Hati - hati terhadap keadaan ini.
5. Saat kita melewati kemenangan rohani yang besar (37%), ada kalimat bijak berkata, lebih mudah merebut kemenangan daripada mempertahankanya. Demikina juga setelah melewati kemenangan rohani merupakan ujian tersendiri bagi iman kita. Nabi Elia mengalamai hal ini, saat ia berhadapan dengan 450 nabi Baal, dia bisa menjadi begitu beraninya tetapi setelah melewati hal tersebut, dia malah ciut hanya dengan ancaman dari Izebel. Aneh bukan? karena itu kita tidak boleh lengan setelah melewati kemenangan rohani.
6. Saat hidup kita berjalan dengan mulus (30%), angka kecelakaan tertinggi terjadi justru di jalan tol. Jalan tol adalah jalan yang bebas hambatan, lebar dan mulus tetapi dapat membuat konsentrasi kita hilang. Seperti itu juga dengan kehidupan kita yang berjalan mulus, pekerjaan lancar, bisnis maju, keluarga baik - baik saja dan situasi nyaman. Syukurilah semua itu tetapi jangan sampai kita menjadi lengah dan hilang kewaspadaan. Zona nyaman adalah sesungguhnya zona yang bahaya.

Satu kalimat penutup, "Iblis pintar membawa kesempatan, pada saat kita lengah, saat itulah iblis menjatuhkan kita"

(Disadur dari Renungan Harian "Spirit" tanggal 5 - 6 Maret 2011)
bona fb

Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

Mencari perkenanan Tuhan

Yes 55: (8) Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. (9) Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. (10) Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, Yes 55: (6) Carilah Tuhan selagi ia berkenan di Temui"
Disana akan dapatkan yg terbaik dalam Tuhan
Ayub 28:28 mencari hikmat Tuhan...
Menyatukan Pikiran kita dgn pikiran Tuhan
1 taw 16:10 bersuka hati dan bergembira dalam mencari Tuhan...

Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

Renungan

19 Desember 2010

Bacaan Setahun :
Yunus 1-4
Wahyu 10

Nats :
Aku bersyukur kepada Dia yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan memercayakan pelayanan ini kepadaku (1 Timotius 1:12)

Motivasi

1 Timotius 1:12-17

Untuk menyelenggarakan sebuah acara besar, panitia acara merekrut sejumlah sukarelawan untuk membantu. Namun, tidak lama kemudian para relawan mulai mengeluh. Baik soal makanan yang kurang enak, tempat istirahat yang kurang nyaman, jam tugas yang panjang, dan lain-lain. Setelah diselidiki, ternyata banyak dari para sukarelawan yang bergabung karena paksaan. Sebagian lagi berga-bung karena mencari fasilitas. Dengan motivasi demikian, tak heran kalau mereka mudah mengeluh ketika bekerja. Motivasi memang sangat menentukan sikap kita dalam mengerjakan sesuatu. Jika motivasi kita benar, kita pasti bekerja dengan serius, setia, dan tidak mudah mengeluh.

Motivasi yang benar pulalah yang membuat Paulus sangat setia dalam pelayanannya. Padahal kalau kita melihat segala kesusahan yang pernah ia alami, sangat manusiawi kalau ia memutuskan untuk mundur saja. Atau, setidaknya mengeluh kepada Tuhan. Akan tetapi, ia tidak melakukannya. Sebab, ia melayani Tuhan dengan kesadaran bahwa kebaikan Tuhan begitu besar baginya. Ia yang berdosa, telah diselamatkan Yesus. Ia yang dulu adalah musuh-Nya, kini dipercaya untuk mengerjakan pelayanan bagi-Nya.

Ketika waktu berjalan, motivasi bisa berubah. Sebab itu, penting bagi kita untuk memeriksa lagi motivasi kita, khususnya dalam melayani Tuhan. Sudahkah kita melandasinya dengan rasa cinta, syukur, dan pengabdian kepada Tuhan dan umat-Nya? Atau, masih karena terpaksa, ingin dikenal orang, hendak mencari pasangan hidup, atau alasan lain? Kiranya setiap pelayanan kita selalu berkenan di ha-dapan Tuhan dan sungguh menjadi berkat bagi orang lain --ALS

Copyright - SABDA.org - http://www.sabda.org/publikasi/e-rh


Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

PERHATIAN

12 November 2010

Bacaan Setahun :
Yeremia 51-52
Ibrani 9

Nats :
...dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri ... janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain jug (Filipi 2:3,4)

Menemui "Semua Orang"

Filipi 2:1-11
Fred Eppinger ditunjuk menjadi CEO perusahaan asuransi besar, The Hanover Group, yang terancam bangkrut. Hari pertama berkerja, ia masuk kantor pukul enam pagi. Karena pintu utama masih ter-tutup, ia masuk lewat kantin. Di situ ia bertemu pegawai kantin, dan meminta dibuatkan secangkir kopi. "Boleh saja, " kata pegawai itu, "Tetapi, siapa sih Anda?" Fred menjelaskan bahwa ia adalah CEO yang baru dan ini adalah hari pertamanya. Dengan kaget si pegawai berkata bahwa ia sudah bekerja selama empat belas tahun dan tak pernah ada orang penting yang menginjakkan kaki ke situ, atau mengajaknya berbicara. Kemudian, Fred duduk dan menanyainya tentang apa yang ia pikirkan tentang perusahaan. Selanjutnya, lewat kedekatan hubungan dan komunikasi dengan karyawan, ia berhasil menyelamatkan Hanover.

Kerap kali saat posisi kita semakin tinggi, kita mudah lupa diri dan meremehkan orang lain yang kita anggap tidak penting. Entah itu di dunia kerja, di pelayanan, atau di komunitas. Kerap kita mudah melayani orang yang kita anggap penting atau yang kita harap membawa keuntungan. Namun, kita cenderung punya alasan untuk mengabaikan mereka yang menurut kita tidak penting.

Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Filipi mengingatkan kita untuk selalu dengan rendah hati menganggap yang lain lebih utama dari kita. Ia mengambil contoh dari Kristus sendiri. Kristus memiliki posisi yang tertinggi dan terutama, tetapi dengan rendah hati bersedia menemui kita, bahkan mem-berikan diri-Nya untuk kita. Dia menemui kita dengan mengosongkan diri-Nya. Dengan demikian, Dia memberikan teladan kerendahan hati yang sejati --HSL

Copyright - SABDA.org

Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

IMPACT PASKAH


share by Rinto Rain Barry Nainggolan
April 4 at 10:35pm Reply
Markus 16 : 1 – 8

16:1. Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.
16:2 Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur.
16:3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?"
16:4 Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling.
16:5 Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Merekapun sangat terkejut,
16:6 tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: "Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.
16:7 Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu."
16:8 Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-murid-Nya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.


Renungan …
Di dalam perikop ini di kisahkan 3 orang perempuan (di kitab Injil yang lain dituliskan nama-nama perempuan yang lain, sebagai contoh di dalam Lukas 24:10) yang menjadi saksi terhadap kebangkitan Yesus. Menjadi saksi pertama yang melihat Yesus tidak ada di kubur yang menyatakan Yesus telah bangkit dari kematian.
Apakah kebetulan mereka mengalaminya?
Saya selalu percaya Alkitab diilhami oleh Roh Kudus dan ditulis dengan makna yang dalam dan ada pesan yang berarti bagi kita dari setiap katanya. Begitupun dengan hal ini. Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome yang pergi ke kubur Yesus. Mengapa mereka ini yang dicatat dalam Injil Markus? Timbul pertanyaan saya, siapa mereka ini? Mengapa mereka yang menjadi saksi pertama kali melihat kubur sudah kosong dan Yesus tidak ada di sana yang menyatakan Yesus telah bangkit? Ini peristiwa penting yang merupakan penggenapan nubuatan bahwa Yesus akan bangkit pada hari yang ketiga.

Mari kita lihat sedikit gambaran mengenai kehidupan perempuan-perempuan ini.
1. Maria Madgalena
Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan (Markus 16:9).
Saya tidak mengangkat perdebatan mengenai identitas Maria Magdalena di kalangan gereja dan hanya menggunakan ayat ini sebagai acuan bagaimana hidup Maria Magdalena.
Maria Magdalena dirasuki tujuh setan. Saudara bisa membayangkan bagaimana kehidupan Maria Magdalena?! Dia diikat kuasa setan. Kehidupan yang jauh dari normal. Ingat! Iblis tidak pernah membiarkan hidup seseorang tenang selamanya, karena iblis akan menuntut sesuatu dari kehidupan orang tersebut. Kehidupan yang mengerikan tentunya. Saya percaya iblis akan menghancurkan hidup orang yang dirasukinya, cepat atau lambat. Dan hanya kuasa Yesus yang sanggup mengusir setan yang merasuki seseorang.

2. Maria ibu Yakobus
Tidak dikisahkan di dalam Alkitab.

3. Salome
Salome (Yunani: Σαλωμη, Salome), Putri Herodias (c M 14 - antara 62 dan 71), yang dikenal dari Perjanjian Baru (Markus 6:17-29 dan Mat 14:3-11, yang namanya tidak disebutkan tertulis). Sumber Yahudi kuno dari Yosefus Flavius, memberi nama dan beberapa rincian tentang hubungan keluarganya. Nama שלומית dibaca dalam bahasa Ibrani (Shlomit) dan berasal dari שלום Shalom, yang berarti "damai". Tradisi Kristen menggambarkan dirinya sebagai ikon perempuan penggoda berbahaya, misalnya, seperti menari erotis seperti yang disebutkan dalam Perjanjian Baru (yang juga disebut sebagai ikon terhadap pesta dansa tujuh cadar), yang menyebabkan kematian Yohanes Pembaptis.
(dikutip dan diterjemahkan bebas dari Wikipedia, http://id.wikipedia.org/wiki/Maria_Magdalena)

Dampak yang Pertama.
Bagi perempuan-perempuan itu, batu yang sangat besar itu adalah penghalang untuk masuk ke kuburan Yesus. Dan dalam pikiran mereka, batu besar yang menutupi terlalu susah untuk disingkirkan dan mereka tidak memiliki cukup tenaga untuk melakukannya.
Saudara, ada banyak penghalang bagi kita untuk mengalami kuasa kebangkitan Yesus. Tetapi apakah penghalang itu dapat menghambat kita untuk mengalami kuasa Tuhan? Apa yang mungkin menjadi penghalang itu? Jabatankah? Uangkah? Kemiskinankah? Kebodohankah? Keluargakah? Sahabatkah? Kenikmatan duniakah?
Tuhan Yesus sanggup menyingkirkan penghalang itu semua dari kehidupan kita agar kita dapat masuk lebih dalam dan mengalami kuasa Tuhan. Tuhan sanggup membebaskan kita dari perbudakan dosa. Tuhan sanggup menyelamatkan kita. Dan Tuhan Yesus pasti sanggup membangkitkan kita dari kematian rohani. Ya, Dia sanggup, terlebih sanggup. Haleluyah (3x).
Tuhan tidak melihat latar belakang hidup kita yang mungkin kacau balau, hancur. Tuhan tidak melihat dosa apa yang telah kita perbuat. Tuhan mau kita percaya bahwa Dia telah bangkit, mengalahkan maut dan hidup untuk selama-lamanya. Tuhan ingin kitapun mengalami kebangkitan itu. Bebas, lepas dari segala dosa ataupun segala belenggu yang mengikat kita. Ada kelepasan yang akan terjadi pada kita hari ini. Adakah kita percaya?

Dampak yang kedua.
Tidak salah merayakan Paskah dengan ibadah yang meriah dan gegap gempita. Tidak salah menghias gereja dengan tema-tema Paskah. Tidak salah kita saling berbagi makanan, mendengar kotbah yang menggairahkan khusus merayakan Paskah. Tetapi tidak berhenti sampai di situ, setelah kita mengalami kuasa kebangkitan Yesus, Tuhan pakai mau kita untuk memberitakan berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu. Pergi memberitakan kabar bahwa Yesus telah bangkit dari kematian dan mengalahkan maut ke segala suku bangsa di dunia ini. Tuhan mau pakai kita menjadi berkat. Ijinkan Tuhan berkuasa penuh dalam kehidupan kita. Serahkan penuh semua yang kita miliki kepadaNya, dan biarkan Tuhan melakukan kehendakNya melalui hidup kita. Haleluyah. Amin.


Motivasi :
Dalam memperingati Paskah, kita wajiblah hati meluap-luap penuh rasa syukur karena begitu besar kasih TUHAN kepada kita sehingga DIA mau membebaskan kita dari dosa. DIA mati dan bangkit bagi kita. Ada doa yang terucap dari bibir ini, “Oh, TUHAN, terima kasih atas cintaMU bagi saya. ENGKAU rela mati bagiku. Haleluyah, ENGKAU bangkit dari kematian, sehingga akupun sekarang mengalami kebangkitan. Terima kasih atas pertolonganMU sehingga aku dapat mengarungi perjalanan hidup ini dengan berkemenangan. Tuhan, biar kehendakMu jadi dalam kehidupanku. Buat aku menjadi saksi Tuhan untuk memberitakan bahwa Yesus telah bangkit, menang atas maut. Memberitakan bahwa Yesus adalah juru selamat bagi umat manusia”. Amin.


Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

Renungan...

by Rinto Rain Barry Nainggolan
March 21 at 8:14pm


Mungkin perikop ini jarang disampaikan di dalam pertemuan-pertemuan ibadah. Atau dalam pertemuan komunitas sel, persekutuan-persekutuan Kristen, dan dalam pemahaman Alkitab. Tetapi yang jelas firman Tuhan berikut ini dituliskan Paulus untuk jemaat di Korintus. Adakah kita harus mengabaikan bagian firman Tuhan melalui tulisan Paulus ini??? Apakah Paulus menuliskannya tanpa alasan? Gembala, penatua, pendeta, pembimbing rohani di gereja sebaiknya harus tegas mengenai hal ini!
Saudara, berbagai alasan yang bisa kemukakan untuk mengabaikan firman Tuhan yang satu ini. Tetapi adakah firman Tuhan ini adalah hal yang usang, tidak perlu dilakukan lagi pada masa ini??? Keadaannya tidak sesuai lagi dengan jaman sekarang? Atau, adakah gereja sudah kompromi dengan kebiasaan dan trend di dunia ini? Entahlah, saya berharap seluruh gereja Tuhan yang menjawab hal ini.
Marilah kita membaca dengan teliti perikop di bawah ini :

1 KORINTUS 11: 1 – 16

1 Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.
2 Aku harus memuji kamu, sebab dalam segala sesuatu kamu tetap mengingat akan aku dan teguh berpegang pada ajaran yang kuteruskan kepadamu.
3 Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.
4 Tiap-tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung, menghina kepalanya.
5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.
7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.
8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.
9 Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki.
10 Sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa di kepalanya oleh karena para malaikat.
11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.
12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.
13 Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala yang tidak bertudung?
14 Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang,
15 tetapi bahwa adalah kehormatan bagi perempuan, jika ia berambut panjang? Sebab rambut diberikan kepada perempuan untuk menjadi penudung.
16 Tetapi jika ada orang yang mau membantah, kami maupun Jemaat-jemaat Allah tidak mempunyai kebiasaan yang demikian.

Hal-hal yang dapat kita pelajari :
1. Tiap-tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung, menghina kepalanya (ayat 4).
2. Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
3. Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.
4. Sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa di kepalanya oleh karena para malaikat.
… karena para malaikat? Apa maksudnya?
Para malaikat diperintahkan untuk menjaga engkau. Jadi bayangkan jika perempuan tidak memakai tanda wibawa di kepalanya?
Perhatikan Mazmur 91:9-12
Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,
malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;
sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.
5. Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala yang tidak bertudung?
Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang, tetapi bahwa adalah kehormatan bagi perempuan, jika ia berambut panjang? Sebab rambut diberikan kepada perempuan untuk menjadi penudung.

Dalam kenyataan di dalam gereja tidak memperhatikan lagi hal-hal di atas, seperti yang disampaikan Paulus.
Adakah gereja telah melanggar firman.
Adakah Anda berbantah-bantahan dengan mengatakan tidak apa-apa perempuan berambut pendek atau memotong rambutnya? “Dan pria berambut panjang, oke-oke saja?”
Mungkin Saudara berkata, “bagus juga perempuan berambut pendek?” “Cantik”.
Hemmm …
Saudara patut mempertimbangkan ulang hal ini.

Horas,
by Rinto Rain Barry Nainggolan

Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

Renungan

share by Rinto Rain Barry Nainggolan
March 15 at 6:50pm Reply



Roma 1 : 1 – 13

1 Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.
2 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
3 Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.
4 Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.
5 Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: "Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya."
6 Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian: "Jangan katakan di dalam hatimu: Siapakah akan naik ke sorga?", yaitu: untuk membawa Yesus turun,
7 atau: "Siapakah akan turun ke jurang maut?", yaitu: untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati.
8 Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan.
9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
11 Karena Kitab Suci berkata: "Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan."
12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.
13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Dari perikop di atas ada beberapa hal yang dapat kita renungan :

1. Sungguh-sungguh giat untuk Allah, dengan pengertian yang benar.

Banyak orang giat dalam melayani tetapi tidak tahu persis apa yang mereka lakukan itu. Mungkin karena orang lain melakukan demikian merekapun melakukannya tetapi tidak jelas mengerti apa yang mereka sedang lakukan dan lebih parah lagi menuntut orang lain melakukannya demikian pula.
Untuk itulah setiap anak Tuhan yang melayani, harus dengan pengertian yang benar dengan dilandasi firman Tuhan. Atau firman Tuhan berkata apa terhadap pelayanan kita yang sungguh-sungguh giat untuk Allah itu. Jangan sampai kita disesatkan! Jangan kita melakukannya karena hikmat manusia atau pikiran pribadi.



Coba kita lihat contoh di dalam Lukas 10:38
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Kita ambil contoh lain yang sering terjadi di gereja Tuhan abad ini :

* bahasa roh
Tidak ada yang salah dengan giat berbahasa roh. Perlu diingat berbahasa roh itu adalah tanda bagi orang yang tidak beriman (1 Korintus 14:22).
Tetapi orang berbahasa roh karena suatu kebiasaan dalam ibadah dan tanpa pengertian yang benar maka tidak berguna!
Saya pernah mendengar baru-baru ini suatu persekutuan mengajarkan jemaat yang hadir agar berbahasa roh dengan keras, dan pada waktu makanpun berbahasa roh. Bahkan ada yang mengajarkan lafal bahasa roh. Bahasa roh tidak dapat diajarkan! Bahasa roh adalah karunia dari Tuhan. Apakah semua orang yang lahir baru harus berbahasa roh??? (Mungkin kalangan karismatik terkejut mendengat hal ini) Tidak ada satu ayatpun di dalam Alkitab yang mengatakan demikian.
Saya berharap agar setiap kita yang percaya agar membaca Alkitab dan belajar darinya, agar tidak disesatkan! Mari kita meminta kepada Allah hikmat untuk mengetahui rahasia yang terkandung dalam firmanNya.
Tuhan berkenan jika seseorang memiliki iman, bukan yang lain. Bukan karena kita punya karunia yang hebat bagi kebanyakan orang.

* Perjamuan Kudus
Perjamuan Kudus bukanlah dilakukan karena kebiasaan yang dilakukan gereja tiap awal bulan atau waktu-waktu yang ditentukan oleh gereja, bahkan setiap minggu. Bukan karena kebiasaan, tetapi ada makna yang terkandung di dalamnya dan tidaklah dilakukan dengan sembarangan.

Kalau kita membaca 1 Korintus 11:23-31,
Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti
dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!"
Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!"
Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.
Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan.
Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu.
Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya.
Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal.
Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita.

Saya percaya ada kuasa di dalam perjamuan yang kita sebut Perjamuan Kudus (di dalam Alkitab disebut dengan perjamuan saja, atau perjamuan malam, dan lain sebagainya). Mungkin ini pula yang menyebabkan ada gereja yang menggabungkan pelayanan Perjamuan Kudus dengan pelayanan kesembuhan ilahi atau mukjizat kesembuhan. Tetapi jika ada orang atau jemaat mengganggap bahwa dengan perjamuan itu mereka disembuhkan adalah sesuatu yang keliru! Roti dan anggur yang kita makan dan minum tidak berarti apa-apa tanpa pengertian kita yang benar. Roti dan anggur hanyalah benda ciptaan Tuhan yang dipakai dalam perjamuan, tetapi percayai dan dengarkanlah Tuhan Sang Pencipta itu sendiri.
Perjamuan sebenarnya diadakan sebagai peringatan akan Tuhan! Bahwa Tuhan Yesus mati bagi semua orang untuk menebus dosa-dosa dan memberikan kehidupan yang kekal bagi kita.
Dan itu yang kita beritakan! Bukan hanya mukjizatnya!

2. Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.

Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: "Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya. Hukum taurat tidaklah menyelamatkan kita. Ingat ketika seorang muda yang bertanya kepada Yesus, "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" (Matius 19:16-24). Dia sudah menuruti perintah Allah atau hukum Taurat. Tetapi itu tidaklah cukup. Dia harus datang dan mengikut Yesus!

Kebenaran karena iman berkata "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu”. Jika kita mengaku dengan mulut, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hati, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kita akan diselamatkan.

Jadi orang diselamatkan dan dibenarkan bukan karena melakukan hukum Taurat, tetapi karena kita mengaku dengan mulut, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hati, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kita akan diselamatkan.
Baru kemudian kita melakukan firman Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Terpujilah Tuhan, barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.

3. Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Tidak karena hamba Tuhan yang berdoa bagimu, yang menyebabkan kamu diselamatkan, tetapi karena kamu berseru kepada Tuhan. Semua kita sama dihadapan Tuhan.Tuhan tidak pernah membeda-bedakan suku, ras, agama, antar golongan. Tuhan mendengarkan semua orang yang percaya kepada-Nya dan berseru di dalam nama Yesus Kristus Tuhan.


Haleluyah.
Horas,
Rinto Rain Barry Nainggolan


Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

RIWAYAT MUSA

share by Rinto Rain Barry Nainggolan
March 10 at 10:10pm Reply
Keluaran 2 : 1 – 15

1 Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi;
2 lalu mengandunglah ia dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika dilihatnya, bahwa anak itu cantik, disembunyikannya tiga bulan lamanya.
3 Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, sebab itu diambilnya sebuah peti pandan, dipakalnya dengan gala-gala dan ter, diletakkannya bayi itu di dalamnya dan ditaruhnya peti itu di tengah-tengah teberau di tepi sungai Nil;
4 kakaknya perempuan berdiri di tempat yang agak jauh untuk melihat, apakah yang akan terjadi dengan dia.
5 Maka datanglah puteri Firaun untuk mandi di sungai Nil, sedang dayang-dayangnya berjalan-jalan di tepi sungai Nil, lalu terlihatlah olehnya peti yang di tengah-tengah teberau itu, maka disuruhnya hambanya perempuan untuk mengambilnya.
6 Ketika dibukanya, dilihatnya bayi itu, dan tampaklah anak itu menangis, sehingga belas kasihanlah ia kepadanya dan berkata: "Tentulah ini bayi orang Ibrani."
7 Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun: "Akan kupanggilkah bagi tuan puteri seorang inang penyusu dari perempuan Ibrani untuk menyusukan bayi itu bagi tuan puteri?"
8 Sahut puteri Firaun kepadanya: "Baiklah." Lalu pergilah gadis itu memanggil ibu bayi itu.
9 Maka berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: "Bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi upah kepadamu." Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya.
10 Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya, dan menamainya Musa, sebab katanya: "Karena aku telah menariknya dari air."
11 Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia keluar mendapatkan saudara-saudaranya untuk melihat kerja paksa mereka; lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudaranya itu.
12 Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir.
13 Ketika keesokan harinya ia keluar lagi, didapatinya dua orang Ibrani tengah berkelahi. Ia bertanya kepada yang bersalah itu: "Mengapa engkau pukul temanmu?"
14 Tetapi jawabnya: "Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?" Musa menjadi takut, sebab pikirnya: "Tentulah perkara itu telah ketahuan."
15 Ketika Firaun mendengar tentang perkara itu, dicarinya ikhtiar untuk membunuh Musa. Tetapi Musa melarikan diri dari hadapan Firaun dan tiba di tanah Midian, lalu ia duduk-duduk di tepi sebuah sumur.

Inilah awal kisah Musa. Pertanyaannya mengapa Musa yang dipilih oleh Allah untuk membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir?
Orang tua Musa adalah seorang yang tinggal di rumah seorang Lewi yang menikah dengan anak perempuan seorang Lewi.
(tafsiran ini diambil berdasarkan terjemahan dari AV – 1769 Authorised Version (KJV)).
Pada masa kecilnya dia harus mengalami disembunyikan agar tidak dibunuh atas perintah firaun dan dilepaskan ibunya ke sungai Nil untuk menghidari ditemukan. Di sinilah kehidupan Musa bermula ketika dia ditemukan putri firaun. Kebetulankah? Saya percaya ada destination/tujuan Allah terhadap kehidupan seseorang. Musa tidak mati dibunuh, sementara banyak bayi-bayi lain harus meregang nyawa. Tuhan membangkitkan belas kasihan putri firaun agar tidak menyerahkan Musa kecil kepada firaun untuk dibunuh. Pada masa kecil Musa tetap diasuh ibunya dan pendidikan usia dininya ditangan ibunya seorang keturunan Lewi, bangsa Isreal. Didikan ini pulalah yang mempengaruhi watak Musa. Ingat, pendidikan di usia dini sangat mempengaruhi sifat dan watak dari seseorang. Dia cinta kepada kaumnya dan seorang pembela bagi kaumnya. Itulah yang menyebabkan Musa membunuh seorang Mesir yang memukul seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudara sebangsanya.

Mengapa Musa yang dipilih Allah untuk membawa bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir??? Musa adalah dari keturunan suku Lewi. Bukankah Suku Yehuda yang dinubuatkan Yakub seperti yang dituliskan dalam Kejadian 49:8-12 yang akan menjadi pemimpin?

Dan fakta hidup Musa …

a. Musa adalah seorang buron kasus pembunuhan di Mesir
Lihat Kejadian 2 ayat 12

b. Lagi pula Musa tidak pandai bicara
Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah." (Keluaran 4:10)

c. Tidak didengar Orang
Tetapi Musa berkata di hadapan TUHAN: "Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimanakah mungkin Firaun akan mendengarkan aku, aku seorang yang tidak petah lidahnya!" (Keluaran 6:12)

Mengapa Allah memilih Musa?
Jawabannya sederhana ...
1. Tuhan mengenal nama Musa dan Musa mendapat kasih karunia dihadapan Allah.



Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN: "Memang Engkau berfirman kepadaku: Suruhlah bangsa ini berangkat, tetapi Engkau tidak memberitahukan kepadaku, siapa yang akan Kauutus bersama-sama dengan aku. Namun demikian Engkau berfirman: Aku mengenal namamu dan juga engkau mendapat kasih karunia di hadapan-Ku. (Keluaran 33:12)

Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Juga hal yang telah kaukatakan ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal engkau." (Keluaran 33:17)

2. Musa karib dengan Allah

Berkatalah Musa kepada Harun: "Inilah yang difirmankan TUHAN: Kepada orang yang karib kepada-Ku Kunyatakan kekudusan-Ku, dan di muka seluruh bangsa itu akan Kuperlihatkan kemuliaan-Ku." Dan Harun berdiam diri. (Imamat 10:3)

Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu. (Keluaran 33:11)

3. Musa lembut hatinya

Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi. (Bilangan 12:3)

4. Bergantung sepenuhnya kepada Allah

Berkatalah Musa kepada-Nya: "Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. (Keluaran 33:15)

Suatu pengalaman berkenaan dengan cita-cita :
Saya dilayani pertobatan dan lahir baru di jakarta tahun 1991 sewaktu masih SMA di Jakarta Timur, yaitu di pelayanan Dulos yang dipimpin oleh Bapak Dr. Ruyandi Hutasoit. Tetapi kerohanian tidak bertumbuh karena tidak ada pembimbingan yang intensif. Tahun 1992 saya melanjutkan study ke Bandung. Di Bandung pada awalnya saya enggan untuk ikut persekutuan. Tetapi karena ajakan berkali-kali dari teman satu kontrakan, sayapun bersedia untuk ikut ke persekutuan. Itu terjadi kira-kira tahun 1993. Setelah mengalami kasih dan kuasa Tuhan, sayapun akhirnya memutuskan untuk mengenal Tuhan lebih dalam lagi. Saya pun ikut dalam pembinaan kerohanian dengan Pemahaman Alkitab di persekutuan Boromeus. Dan tahun 1999, sayapun pernah di tahbiskan menjadi seorang diaken. Bersyukur setelah tahun 1993 itu, saya melayani dalam berbagai bidang di antaranya membuka persekutuan; pelayanan misi ke daerah-daerah seperti Tulang Bawang-desa Balian - Lampung, Losari, Purwakarta, Pangandaran, Pameungpeuk, Pati; Pembicara di berbagai persekutuan di Bandung; pembicara dalam seminar, dan lain-lain; Salah satunya yang akan saya saksikan berikut ini :
Semasa kecil saya bercita-cita menjadi seorang tentara. Tetapi karena tinggi tubuh saya hanya 158 sehingga tidak mungkin lolos seleksi, maka sayapun mengubur cita-cita itu. (saya akhirnya menemukan panggilan hidup sebagai seorang guru/pendidik) Tuhan adalah penghibur bagiku terhadap cita-citaku. Suatu waktu, saya diundang dengan undangan resmi sebanyak dua kali yang ditandatangani seorang Letkol untuk melayani persekutuan hari jumat tentara-tentara Kristen sesko TNI di jalan Aceh, Bandung sekitar tahun 1997. Sayapun ragu untuk menerima tawaran ini. (Perlu saya sampaikan, saya sebenarnya seorang yang demam panggung, tidak pandai bicara) tetapi karena tidak ada alasan untuk menolak, maka sayapun memberanikan diri untuk melayani di sana. Saya berpikir akan melayani tentara-tentara yang baru pelatihan. Ketika hari yang ditentukan sayapun menghadiri persekutuan tersebut. Ketika hendak memasuki ruangan persekutuan saya disambut seorang prajurit yang memberi hormat dan bahkan ketika masuk ke dalam ruangan saya disambut peserta persekutuan yang dipenuhi sejumlah tentara dengan berdiri sambil memberi hormat pula. (dalam keadaan ini, saya merasa asing karena tidak pernah mengalami sebelumnya) Ketika saya memperhatikan peserta persekutuan yang datang saat itu sayapun kaget ternyata yang hadir tidak seperti yang saya bayangkan. Yang hadir diantaranya ada tentara berpangkat kopral, sersan, kapten, mayor, letnan kolonel, dan brigadir jendral (bintang satu). Pada waktu itu saya dengan percaya diri memberitakan firman Tuhan dengan berani. Setelah melayani di sana, seakan-akan Tuhan memberi penghiburan kepada saya, bahwa walaupun saya tidak menjadi seorang tentara seperti cita-cita masa kecil, tetapi setidak-tidaknya saya pernah melayani tentara, dihormati tentara, disalami tentara.
Haleluyah. Terpujilah nama Tuhan. Amin.
Adakah saudara meragukan kasih dan kuasa Tuhan???
Mari alami kasih dan kuasa Tuhan.
Mari alami persekutuan indah dengan Tuhan.
Tuhan memberkati kita.
Horas,
Rinto Rain Barry Nainggolan

Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

Renungan

share by Rinto Rain Barry Nainggolan
March 2, 2010 at 11:52pm 

1 TESALONIKA 4 : 1 – 12

1 Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.
2 Kamu tahu juga petunjuk-petunjuk mana yang telah kami berikan kepadamu atas nama Tuhan Yesus.
3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
4 supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan,
5 bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah,6 dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya. Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini, seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu.
7 Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.
8 Karena itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu.
9 Tentang kasih persaudaraan tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri telah belajar kasih mengasihi dari Allah.
10 Hal itu kamu lakukan juga terhadap semua saudara di seluruh wilayah Makedonia. Tetapi kami menasihati kamu, saudara-saudara, supaya kamu lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya.
11 Dan anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan, seperti yang telah kami pesankan kepadamu,
12 sehingga kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka.


Renungan :

Yang pertama : hidup berkenan kepada Allah.
Dikatakan bahwa jemaat di Tesalonika telah menuruti hidup berkenan kepada Allah. Paulus tidak berhenti dengan kalimat dalam suratnya yang dikirimkan kepada jemaat Tesalonika. Dikatakan “tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi”.
Dalam Alkitab King’s James Version, kalimat akhir pada ayat 1 : abound more and more = berkelimpahan lebih dan lebih lagi.
Jemaat Tesalonika menuruti untuk hidup berkenan kepada Allah, namun ada ukurannya hidup berkenan kepada Allah dan jemaat harus melakukannya dengan lebih bersungguh-sungguh lagi. Kita bisa melihat salah satu contoh kisah Nuh dalam Kitab Kejadian 6 : 22, Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya. Itulah hidup yang berkenan kepada Allah. Bacalah Alkitab untuk mengetahui perintah Allah bagi kita.

Yang kedua : kasih persaudaraan
Hal itu kamu lakukan juga terhadap semua saudara di seluruh wilayah Makedonia (lihat ayat 10). Luar biasa, jemaat di Tesalonika telah melakukan kasih persaudaraan bahkan di seluruh wilayah Makedonia.
Yang menarik adalah kalimat, Tetapi kami menasihati kamu, saudara-saudara, supaya kamu lebih bersungguh-sungguh lagi melakukannya.
Dua kalimat ini seakan-akan kontradiktif atau bertentangan. Di satu sisi, jemaat Tesalonika sudah melakukan kasih persaudaraan di seluruh wliayah Makedonia dan di sisi yang lain mereka dinasihati supaya melakukannya dengan lebih sungguh-sungguh lagi.
Hemmm …
Iya, memang jemaat Tesalonika sudah melakukan kasih persaudaraan, hanya harus lebih bersungguh-sungguh lagi. Seperti umumnya kita mengasihi saudara seiman dan juga orang lain, kita melakukannya seperti biasanya orang melakukannya. Saling tolong menolong, berbagi, berempati satu dengan yang lain, bertegur sapa, saling mendoakan, makan bersama, saling memperhatikan, dan lain sebagainya sedemikian itu saya percaya itupun dilakukan oleh jemaat Tesalonika.
Apa maksudnya?
Kasih persaudaraan yang demikianpun dilakukan oleh orang yang belum percaya! Mungkin mereka melakukannya lebih baik (bukan bermaksud untuk menarik kesimpulan yang demikian). Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. (Lukas 6:32)
Dalam Alkitab King’s James Version, kalimat akhir pada ayat 10 : increase more and more = bertambah, meningkat lebih dan lebih lagi. Jadi seharusnya kita mengasihi harus meningkat lebih dan lebih lagi menuju kesempurnaan kasih seperti yang Tuhan kehendaki dalam Yohanes 15 : 13, yaitu tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. (Matius 22 : 39)
Mudah diucapkan, tetapi tentu kita mengerti tidak mudah untuk melakukannya. Saya coba untuk menggambarkan mengasihi orang lain seperti mengasihi diri sendiri.
Ada sebuah kisah, seorang karyawan perusahaan kontraktor di mana dia bertugas sebagai supervisor pembangunan rumah-rumah dan vila. Dia bekerja begitu profesional, disiplin dan hasil pembangunan rumah-rumah dan vila itu bagus, rapih dan kualitasnya baik pula. Dia seorang pekerja keras dan sangat dipercaya oleh atasannya. Dia sudah bekerja dengan atasannya begitu lama, tetapi kurang mendapat penghargaan yang cukup. Gajinya sudah sekian tahun tidak naik. Bahkan rumahpun dia tidak punya bahkan sekarang masih mengontrak rumah. Di dalam hatinya dia menanti-nantikan memiliki rumah sendiri yang bagus. Kelama-lamaan timbul kekesalan dan kekecewaan di dalam hatinya kepada atasannya. Suatu waktu dia dipanggil atasannya dan diberi perintah untuk membangun sebuah rumah. Rumah itu harus besar, megah dan kualitasnya harus bagus. Dengan bersungut-sungut dia menerima perintah untuk membangun tersebut. Dia berpikir untuk membangun rumah itu asal-asalan saja. Karena kekecewaannya kepada atasannya, dia hendak membangun rumah itu dengan kualitasnya biasa. Bahan bangunan yang digunakan dipilih yang biasa pula. Singkatnya dia membangun rumah itu seadanya. Sampai waktu yang ditentukan, diapun menyelesaikan tugas tersebut, lalu menghadap dan melaporkannya kepada sang atasan. Sang atasan memuji supervisioner atas semua pekerjaannya selama ini. Dan ingin memberikan sebuah hadiah kepadanya. Dan hadiah itu adalah sebuah rumah, yaitu rumah yang terakhir dibangun oleh supervisor. Ketika mendengar hal itu, supervisor tertunduk lesu dan tidak menyangka bahwa rumah yang di bangun terakhir dengan seadanya itu adalah rumah yang dihadiahkan kepadanya. Dengan sedih dia harus menerima kenyataan, yang dia pikir rumah itu di bangun untuk orang lain, ternyata adalah miliknya. Jikalau dia membangun dengan sungguh-sungguh, maka dia akan memiliki rumah yang bagus, rapih dan kualitasnya baik.

Saudara yang dikasihi Tuhan. Marilah kita melakukannya dengan dengan lebih bersungguh-sungguh. Amin.
Horas,
Rinto Rain Barry Nainggolan

Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

SAAT HARAPAN TIDAK SESUAI DENGAN KENYATAAN

Share aditya Souisa
Today at 3:10am
( kesaksian seorang bapa yang mengalami Mujizat dari TUHAN dengan caraNya yang sangat luuar biasa,,,)

pada suatu saat ada seorang bapak di suatu kota (lupa yyah kotanya dimana?? =) ) dia sedang mengalami suatu keadaan yang sangat sulit menurut pemuikiran bapak tersebut, dia mempunyai keinginan yang sangat besar untuk menyekolahkan anaknya di salah satu sekolah kristen yang terkenal di kota bandung, bapak ini ingin sekali menyekolahkan anaknya ini di sekolah itu dengan mengikuti program akselerasi (yang hanya 2 tahun ituu lhoo..), ia sadar keinginannya itu tidak membutuhkan uang sediikit,.

singkat cerita bapak ini berhasil mengumpulkan uang yang cukup untuk menyekollahkan anaknya ini ke sekolah yang diinginkan di kota bandung dengan program akselerasi seperti apa yang diinginkannya,
pada saat hari H nya bapak ini akan membayarkan uangnya ini untuk mendaftarkan sekolah anaknya, ada suatu kejadian yang sangat mengejutkan dan menyakitkan bagi keluarga bapak ini, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa isterinya menderita tomor otak yang sudah cukup parah dan harus segaera mendapatkan penanganan khusus dari dokter,

bapak ini diiperhadapkan pada dua kenyataan yang harus ia putuskan segera,
terpaksa ia pun memutuskan untuk terlebih dahulu mempergunakan uang yang telah ia kumpulkan untuk sekolah anaknya itu untuk biaya operasi tumor otak yang di derita istrinya itu, dan terpaksa mengurungkan harapannya untuk dapat menyekolahkan anaknya itu ke sekolah yang sangat bapak ini harapkan, karena ia fikir tidak mungkin ia harus tega melihat istrinya menahan sakit yang bisa saja itu merenggut nyawanya,

dan akhirnya istrinya pun menjalani operasi penyakitnya itu dengan biaya yang sangat mahal, setelah proses operasi selesai, istrinya ini diperbolehkan pulang ke rumahnya dengan kondisi kepala yang masih terbungkus oleh perban bekas jahitaN pasca operasi,

bapak iyu berfikir stelah operasi berjalan lancar, masalah yang dihadapi oleh keluarganya telah berakhir,,, tapii ternyata BELUUM BERAKHIR RENCANA TUHAN yang akan dia hadapi selanjutnya..

jahitan pasca operasi ini tidak lekas mengering, bapak iyi berasumsi bahwa gula darah istrinya tinggi, tapi setelah di cek ke dokter, gula darahnya normal, bapak ini bingung dibuatnya,,
satu hal yang ia pertanyakan, "Lantas apa yang membuat jahitan dikepala isrterinya tidak lekas mengering...???"

ternyattaaaa... Jaruum bekas jahitan masih menancap di kepala istrinya...

ngerrrriii kaaann???

bapak ini haRus segera mengambil keputusan untuk mencabut jarum yang masih menancap di kepala ibinya, dan yang terlintas di fikirannya hanya biaya yang sanmgat besar yang harus ia keluarkan untuk melakukan pengangkatan jarum yang ketinggalan di kepalanya,

yang hanya ia bisa lakukan adalah ia memohon dan berseru pada Tuhan,ia serahkan segala kekhawatirannya pada kehendakNya,
di tengah tengah masalah yang sedang ia hadapi, mezbah keluarga tidak pernah ia tinggalkan, ia mengajak anak dan istrinya untuk mezbah keluarga, ia terus memperkatakan bahwa TUHAN YESUS SANGAT BAIK DALAM KEHIDUPANNYA, pada saat ia tengah memohon akan mujizat Tuhan, Tangan Tuhan yang bekerja atas semua maslahnya, dan saudara tahu apa yang tterjadi???
Jarum yang tadinya menancap begitu saja terlepas dari kepala istrinya dan seketika itu juga jahitan di keplanya laun laun semakin mengering dan mengering.. sungguh sangat luar biasa sekali apa yang sudah Than lakukan dalam hidupnya,,

kebaikan Tuhan tidak sampai disitu saja saudara,
dalam waktu yang sanagt singakat Tuhan mengirimkan seseorang yang menyanggupi membiayai sakolah anaknya di sekolah yang bapak ini sangat idam idamkan dengan segala sesuatu yang telah dipersiapkan oleh orang tersebut, bahkan orang itu menjanjikan akan membiayai sekolah anaknya tidak cukup hanya sampai SMA, bahkan hingga perguruan tinggi pun, ia sanggup menanggung segala biayanya. oo HALELUYAA TUHAN KITA LUAR BIASA.


iii sangat LUAR BIASA banget yyah,,,
disinilah, saat sesuatu yang kita harapkan gak sesuai dengan apa yang kita dapatkan,,,
memang secara manusia, kita pasti kecewa beraaat, tapi kita kudu coba terus berpengharapan dan menyerahkan segala maslah kita ma GOD, akal dan kekuatan kita gak sebanding dengan kekuatannya GOD., dan tetap setia berkata bahwa GOD is GOOD. AMIIIIN???

bapak ini memberiikan rahasia agar kita tetap tenang pada saat kita diperhadapkan pada kondisi yang gak sesuai dengan apa yang kita harapkan..
1. Kita harus bsa melihat matahari dibalik awan hitam yang ada.
maksudnya pada saat kita mengalami pergumulan, kita harus tau bahwa semuanya akan berakhir dengan baik, so,,tetaplah jalani semuanya dengan tenang dan berserah aja...

2. Kita harus mengerti bahwa rancangan GOD itu lebih BESAR dari rancangan kita..

3. kita juga harus sadar kalu di hidup kita itu GOD yang berperkara dalam segala hal, jangan sok jago dan sok pintar, libatkan Tuhan dalam segala perkara..

4. Fokus kita adalah TUHAN bukan masalah yang sedang kita hadapi...

bukankah Firman Tuhan berkata bahwa Persoalan yang Tuhan berikan itu adalah pencobaan yang biasa bukan??
soo tetap tinggal tenang agar kamu daapat berdoa, dan libatkan GOD dalam setiap kehidupan kita,, AMIIIIIIINN??
GOD BLESS YOU ALLL...


Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

Doa yang lahir dari iman....

Renungan Minggu by Rinto Rain Barry
Matius 15 : 21 – 28

21 Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.
22 Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
23 Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
25 Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."26 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
27 Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Tyre =" a rock"
a Phoenician city on the Mediterranean, very ancient, large, splendid, flourishing in commerce, and powerful by land and sea
= sebuah kota besar di pantai timur laut tengah, sangat kuno, luas, megah, berkembang dalam perdagangan, kuat darat dan laut

Sidon or Zidon =" hunting"
an ancient and wealthy city of Phoenicia, on the east coast of the Mediterranean Sea, less than 20 miles (30 km) north of Tyre
= sebuah kota besar kuno dan kaya, di pantai timur laut tengah, kira-kira 30 km sebelah utara Tyre/Tirus.

Kanaan adalah nama kuno penduduk Palestina sebelum penaklukan oleh Bani Israel

Syalom,
Kisah di atas adalah sebuah kisah manusia yang percaya dengan iman yang kuat.
Pada waktu Yesus, pergi dari Genesaret dan berangkat ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan kanaan.
Apakah kedatangan perempuan kanaan itu adalah kebetulan? Jawabnya adalah tidak! Memang tidak dijelaskan bagaimana perempuan itu tahu kedatangan Yesus ke daerah Tirus dan Sidon. Saya yakin, perempuan itu pernah mendengar tentang Yesus sebelumnya dan tahu mukjizat terjadi melalui Yesus. Perempuan Kanaan tersebut punya persoalan yang belum bisa terpecahkan. Mungkin sudah bertahun-tahun lamanya dia mencoba mengobati “penyakit” yang dialami anak perempuannya (catatan : tidak tertulis pada perikop di atas, hanya penafsiran penulis). Dia sudah datang kepada orang yang dikatakan orang “pintar” yang dapat menyembuhkan penyakit anaknya di daerah di mana dia tinggal dan mungkin juga di daerah lain, dia sudah menemui pemuka agama di daerahnya, dia sudah pergi membawa anaknya ke tabib dan hasilnya tidak sembuh! Coba kita bayangkan, ibu ini mungkin sudah prustasi. Anaknya kerasukan setan dan sangat menderita, saya tambahkan malu, dikucilkan, dan banyak perlakuan yang tidak menyenangkan dialaminya, dan tidak ditemukan obatnya!
Nah, ketika ia mendengar bahwa Yesus datang ke daerah (pasti dia mendengar, kalau tidak, tidak mungkin dia tahu Yesus ada di kotanya) maka iapun berusaha untuk menemui Yesus, yang akhirnya dapat bertemu Yesus dan berseru (berteriak-teriak) : "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
Apa reaksi Yesus? Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Loh, Yesus tidak menjawab??! Mungkin itu pertanyaan yang muncul di dalam benak kita. Mengapa Tuhan tidak menjawab seruan (berteriak-teriak) dari orang yang membutuhkanNya? Bukankah Tuhan itu penuh kasih dan sayang? Saudara mungkin pernah mengalami keadaan yang seperti itu. Sudah berdoa memohon belas kasihan Tuhan terhadap persoalan kita tetapi tidak ada jawaban sama sekali. Kira-kira apa yang saudara pikiran ketika tidak ada jawaban sama sekali terhadap doa kita? Berpuluh-puluh jawaban mungkin muncul di pikiran kita, dari jawaban yang positif sampai yang negatif. Ho … ho, bahkan sampai kecewa kepada Tuhan. Saya akui, ini sering terjadi.
Dari ayat berikutnya ada pernyataan yang menarik dari Yesus : "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
Dengan kata lain, Yesus bukan diutus untuk orang selain bangsa Israel. Apa benar demikian? Kalau seandainya itu benar, maka hanya bangsa Israel saja yang diselematkan. Bagaimana dengan kita? Kalaulah pernyataan itu disampaikan Yesus kepada kita saat ini, mungkin pula kita akan menyerah dan berkata,”memang Yesus diutus hanya untuk bangsa Israel saja. Saya bukan keturunan Israel, sepertinya saya tidak termasuk yang diselamatkan”. Puji Tuhan, tetapi bukanlah demikian. Saya percaya Yesus punya maksud menyampaikan demikian. Tuhan ingin melihat sejauh mana perempuan Kanaan itu mengerti tentang hatinya Tuhan bukan hanya untuk menyelamatkan bangsa Israel, tetapi semua bangsa di bumi. Terpujilah Tuhan, ada teladan bagi kita. Perempuan Kanaan itu tidak menyerah. Perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku." Jawaban Yesus kali ini juga tak kalah mencengangkan. Yesus berkata, "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Akankah kita tahan ketika kita mendengarkan perkataan seperti ini?? Sekali lagi tidak mudah, setelah perkataan Yesus yang pertama didengar perempuan Kanaan ini, perkataan kedua tersebut tidak kalah menyakitkan. Sekali lagi, Tuhan ingin melihat sejauh mana perempuan Kanaan itu mengerti tentang hatinya Tuhan bukan hanya untuk memberi tubuhNya kepada bangsa pilihan Allah saja, tetapi kepada semua bangsa lain, yang bahkan bangsa paling hina sekalipun. Perempuan Kanaan mengerti bahwa Tuhan Yesus memang datang pertama-tama kepada bangsa Israel, namun keselamatan itu juga datang kepada bangsa-bangsa lain, bagi mereka yang percaya kepada Yesus. Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh. Haleluyah, mukjizat terjadi karena adanya iman. Perempuan Kanaan itu mengalami mukjizat kesembuhan bagi anak perempuannya, karena dia memiliki iman kepada Yesus.
Maukah Saudara memiliki iman yang sama seperti yang dimiliki perempuan Kanaan itu?

Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni (Yakobus 5:15)

Horas,
Dari Rinto Rain Barry Nainggolan.

Copy-Paste kode di bawah ini jika Anda ingin mempublikasikannya ulang untuk keperluan non-komersil. DILARANG memodifikasi separuh atau seluruh bagian dari kode tersebut.

*Widget By freedoo Baca Selengkapnya......

Copyright © 2009 - Choir Gbi Sukawarna Bandung - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template